Semenjak peristiwa itu, mimpi bagiku hanyalah sebuah khayalan belaka, tidak menarik, membosankan, tidak akan pernah terwujud. Aku menjalani hidup mengikuti arah angin yang membawaku pergi, mungkin bisa dikatakan aku manusia tanpa harapan. Konyol banget. Hari demi hari berpergian tanpa kompas dan tanpa validasi yang cukup, sedikit membuatku mengerti arti hidup yang sebenarnya. Dulu, aku beranggapan manusia hidup tujuannya adalah untuk mati. Aku salah, seiring perjalanan yang sudah aku tempuh sejauh ini, ternyata arti hidup lebih dari itu, beraneka ragam, ada banyak pilihan, kamu cukup memilih 1 atau 2 arti dan kamu dapat hidup bahagia dengan itu. Kamu yang harus memilih, bukan orang tua, bukan teman, bukan saudara, bukan pacar, apalagi abang-abang burger. Mereka hanya berperan sebagai tour guide kamu di dunia, tour guide kamu menjalani kehidupan yang kamu inginkan. Tetap kamu yang harus memilih. Masih banyak perjalanan yang harus ku lakukan. Perjalanan untuk menemukan apa yang a...
Komentar
Posting Komentar