Langsung ke konten utama

23rd

Menjadi dewasa tanpa figure orang tua sangat amat susah dan berat untuk melangkah sendiri, bangun sendiri, jatuh sendiri.

 

Menurutku dewasa adalah masa di mana kamu harus menerima dan mengikhlaskan segala hal yang tidak sesuai keinginan. Apalagi dunia tidak selamanya baik sama kamu, hal-hal baik gak selamanya kembali ke kamu itu akan baik juga. Just let go kalo gak sesuai harapan kamu, kalau pertanyaan-pertanyaan itu terus di menari-nari di atas kepala, you can’t go anywhere.

 

Ya I am still learning how to make a better life for me. I am learning from my friends perspective, my partner too, and even from strangers I can learn something about life. Sometimes good and maybe bad, its life right?.

 

But someone said, “parents its your first school”. Ya mungkin emang di beberapa orang terjadinya seperti itu, but I never get good learning from my first school. Lalu saya gak harus mengikuti hal yang menurut saya itu tidak baik kan?. Because my body is my responsibility. So I won’t do something that I don’t like.

 

Tapi gak semulus itu, adakalanya aku salah jalan, adakalanya aku dibodohi, adakalanya aku diperlakukan tidak baik, adakalanya aku disingkirkan secara perlahan, dan adakalanya aku dijahatin padahal aku tidak pernah jahat padanya. Yeah its life dan ya sudah berlalu juga, I wish u get your happiness and god will bless you.

 

Fase bangkit adalah hal yang paling sakit, u want to give up but u can’t. namun harus kembali berdiri sendiri setelah dijatuhkan berkali-kali.

 

So now its my birthday

 

Now im 23rd years old 

and im still have traumatize but its ok cause i would like to being mature

so,

Your amazing Pong! You can pass the hurt phase and be better person now. U have a job, u have a boyfriend who understand and love you so much, u have a high value, u can pay anything you want, and you have so many friends who cares and love you too. So don’t be sad again, u just have to grateful for what u have now.

Finally, I can bloomed with grace 

and 



that words was mine jerk.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

i found my person

Setelah hubungan saya dengan mas r berakhir. Saya kira saya sudah kehilangan semuanya termasuk diri saya, salah satunya kepercayaan saya pada laki-laki, saya sampai pernah ada di titik gak mau menikah dan gak mau menjalin hubungan untuk beberapa waktu. Tetapi saya dipertemukan dengan seseorang yang bisa mematahkan perspektif saya saat itu, pertemuan sederhana karna ketidaksengajaan yang memantik kembali semangat saya untuk kembali dengan diri saya sendiri. Tepatnya dia membantu saya untuk percaya lagi dengan kemampuan diri. Semua saya ceritakan padanya perihal luka saya, rasa sakit saya, trauma saya, dan pembicaraan kami mengalir gitu aja. Dia tulus peduli dengan saya, dia menghargai keputusan saya, dia mendengarkan saya, dia mencoba mengerti sudut pandang saya, dan memperlakukan saya begitu baik. Saya merasa seperti disembuhkan, pun saya menjadi pendengar yg baik buat dia. Kalo kalian pernah denger "a good listener need a good listener too" yap saya menemukan di diri dia....

Perempuan Kuat

Untuk Mba Nita, Perempuan mandiri, kuat, keren, penyayang, tulus. Mba Nita, mungkin kita ga pernah ngobrol sedekat itu, atau aku yang kurang terbuka ya Mba. Maaf ya Mba sebelumnya, Aku hanya gak terbiasa menceritakan hal2 yang berkaitan denganku masalahku ke keluarga. Mba Nita udah aku anggap keluargaku kakakku yang aku sayang, tapi aku gak pernah ngerti cara menyayangi seorang kakak itu seperti apa. Puspa sesayang itu sama Mba Nita, sempat terpikir segala hal yang Mba laluin dan alamin, kalo aku yg ngalamin pasti aku udah nyerah Mba. Tapi Mba Nita keren banget bisa laluin dan terus berusaha buat ikhlas dan jalanin dengan kuat. Aku salutt dan bangga banget sama Mba. Walaupun hubungan aku dan adik Mba gak berjalan lagi, setidaknya ada rasa syukur aku bisa kenal Mba Nita dan belajar banyak juga dari Mba how to being a strong n independent women. Mungkin Mba udah denger cerita-cerita dari adik Mba yah kabar aku sekarang dan anggap saja itu benar adanya, tapi Mba pasti ngerti ada seba...

?

mungkin 1 - 2 tahun yang lalu saya terus bertanya-tanya kenapa semua ini harus terjadi dan kenapa harus saya yang mengalami? kenapa untuk hidup saya harus dipukul segininya? kenapa saya gak bisa punya orang tua yang show off kasih sayang ke anaknya? dan kenapa ayah saya malah melecehkan saya?  lalu, kenapa untuk mendapatkan sesuatu harus menyakiti orang lain dulu? tuhan sayang gak sih sama makhluk ciptaannya? dan satu persatu pertanyaan-pertanyaan itu harus saya jawab (sendiri) entah tuhan yang jengah melihat saya terus bertanya-tanya dan akhirnya saya langsung dihadapkan sendiri dengan peristiwa yang saya pertanyakan. "nih biar lo bisa mikir kenapa silahkan simpulin sendiri" ya, pada akhirnya saya harus menderita, sakit, dipukul, diinjak dulu jika saya menginginkan jawaban.  beliau mungkin mau nunjukkin kalau saya itu kuat atas semua kesakitan yang dia kasih. atau dia mau ngetest saya ya? kalau mau ngetes jangan lama-lama dong tuhan, saya cuma manusia saya bisa capek saya ju...